LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA
REAKSI PEMBAKARAN SEMPURNA & TAK SEMPURNA
1. Evan Aditya
2. Daffa Fakhriyza S.
I. Tujuan Praktikum : Untuk menguji reaksi pembakaran pada gas portabel dan batu karbit.
II. Landasan Teori :
1. Reaksi pembakaran sempurna senyawa hidrokarbon menghasilkan gas karbondioksida(CO₂) dan uap air (H₂O).
Contohnya pembakaran sempurna propana (gas dalam LPG)
reaksi : C3H8 (g) + 5 O2 (g) → 3 CO2 (g) +4 H2O (g).
Reaksi pembakaran tidak sempurna
Proses pembakaran tidak sempurna menghasilkan gas karbon monoksida
(CO) dan uap air (H₂O), hal ini terjadi karena kurangnya oksigen.
Contohnya pembakaran tidak sempurna propana (gas dalam LPG)
reaksi : 2 C3H8 (g) + 7 O2 (g) → 2 C (s) + 2 CO (g) + 2 CO2 (g) + 8 H2O (g). (Setiyana, S.Pd.,M.Eng 2016.)
2. Reaksi pembakaran sempurna senyawa hidrokarbon menghasilkan gas karbondioksida(CO₂) dan uap air (H₂O).
Proses pembakaran tidak sempurna menghasilkan gas karbon monoksida (CO) dan uap air (H₂O). (Taufiq 2008.)
3. Pada pembakaran sempurna senyawa hidrokarbon (bahan bakar fosil) membentuk karbon dioksida dan uap air.
Sedangkan pembakaran tak sempurna membentuk karbon monoksida dan uap air. (Triharyanto 2018.)
III. Alat dan Bahan :
1. Batu Karbit
2. Gelas
3. Air
4. Wadah (Nampan Stenlis)
5. Korek
6. Sarung tangan medis
7. Gas butana
8. Sabun Sunlight
IV. Prosedur Praktikum : Sempurna
1. Siapkan meja praktikum
2. Siapkan nampan stenlis di atas meja
3. Siapkan gelas berisikan air
4. Siapkan batu karbit, lalu di hancurkan hingga ukurannya kecil
5. Siapkan plastik untuk menutupi gelas berisi air
6. Taro batu karbit yang sudah di perkecil/dihancurkan, di atas nampan
7. Balikkan gelas yang sudah di tutup rapat oleh plastik menghadap bawah (menghadap batu karbit)
8. Lalu tarik perlahan plastik yang menutupi gelas, agar air terkena batu karbit dan menimbulkan gas
9. Diamkan air hingga surut dengan perbandingan 1/7 lalu gelas di balik lagi dengan keadaan kosong tanpa air
10. Dekatkan api ke dalam rongga gelas dan akan langsung bereaksi jika tak berasap makan pembakaran sempurna berhasil
Prosedur Praktikum : Tak Sempurna
1. Siapkan meja praktikum
2. Siapkan nampan stenlis di atas meja
3. Siapkan gelas berisikan air
4. Siapkan batu karbit, lalu di hancurkan hingga ukurannya kecil
5. Siapkan plastik untuk menutupi gelas berisi air
6. Taro batu karbit yang sudah di perkecil/dihancurkan, di atas nampan
7. Balikkan gelas yang sudah di tutup rapat oleh plastik menghadap bawah (menghadap batu karbit)
8. Lalu tarik perlahan plastik yang menutupi gelas, agar air terkena batu karbit dan menimbulkan gas
9. Diamkan air hingga surut dengan perbandingan 3/7, lalu gelas di balik lagi dengan keadaan kosong tanpa air
10. Dekatkan api ke dalam rongga gelas dan akan langsung bereaksi jika berasap hitam maka pembakaran tak sempurna berhasil
V. Data/Tabel
VI. Hasil Pembahasan
1. Percobaan hand fire
merupakan salah satu eksperimen sains sederhana. Percobaan hand fire atau dikenal percobaan tangan api merupakan percobaan membakar tangan dengan api namun tidak terasa panas.
Pada percobaan ini nampaknya memang berbahaya, namun sebenarnya bila mengetahui cara-cara yang tepat tidak berbahaya karena menerapkan ilmu kimia sehingga aman.
2. Pembakaran Sempurna
reaksi pembakaran sempurna merupakan reaksi pembakaran yang terjadi ketika seluruh unsur C, H2, dan S bereaksi dengan unsur O2 dan menghasilkan gas CO2, H2O, dan SO2. Pembakaran tidak sempurna merupakan reaksi yang terjadi ketika unsur C bereaksi dengan unsur O2 dan gas yang dihasilkan tidak seluruhnya CO2, melainkan terdapat pula gas CO.
3.Pembakaran Tak Sempurna
pembakaran tidak sempurna adalah pembakaran yang menghasilkan gas-gas lain di samping CO2 dan air seperti CO, HC, Nox hingga partikel padat. Penyebab pembakaran tidak sempurna dapat terjadi disebabkan kurangnya oksigen. Dalam pembakaran tidak sempurna contoh partikel yang dapat dihasilkan seperti bentuk abu hasil pembakaran batu bata dan kayu bakar.
VII. Kesimpulan
1. Tangan api (fire hand)
Gelembung busa berguna sebagai koloid dimana ada udara yang terperangkap dalam lapisan tipis oleh perpaduan sabun dan air serta udara di dalam nya biasanya adalah gas metana, etana atau butana (gas yang mudah terbakar) sehingga saat diberikan sedikit api akan terlihat seperti tangan nya terbakar yang sebenarnya tidak terbakar hanya gas yang didalam gelembung yang terbakar tangan tidak terbakar, intinya guna api dari marcis membakar gas dalam gelembung, air untuk membentuk busa ketika dicampur dengan sabun.
2. Pembakaran Sempurna
Reaksi pembakaran sempurna adalah reaksi pembakaran senyawa hidrokarbon yang terjadi secara sempurna. Hal tersebut demikian karena jumlah pasokan oksigen cukup pada saat terjadi reaksi. Selain itu, terdapat pula hasil akhir dari reaksi tersebut yaitu gas karbon dioksida dan uap air.
3. Pembakaran Tak Sempurna
Pembakaran tak sempurna dihasilkan bila tidak ada oksigen yang cukup untuk membakar bahan bakar sepenuhnya menjadi karbon dioksida dan air. Pada reaksi tersebut, volume oksigen tidak cukup untuk membakar seluruh bahan bakar. Sehingga, terdapat sisa partikel yang sifatnya mengkontaminasi atau berbahaya.
VIII. Daftar Pustaka
https://lib.ui.ac.id/file?file=digital/124886-R020885-Perbandingan%20temperatur-Literatur.pdf
Ut haryanto. 2018 "Buku Siswa Kimia untuk SMA/MA Kelas XI". ANDI Yogyakarta
Wulandari, Erna, Tri. 2018."Interaktif Kimia kelas XI". Daerah Istimewa Yogyakarta:Intan Pariwara
IX. FOTO ALAT & BAHAN, FOTO PROSES, FOTO SELFI BERSAMA ANGGOTA
X. Link YouTube
https://youtu.be/B-Y4kuJE2LE?feature=shared




Komentar
Posting Komentar